Kamis, 28 Maret 2013

Kondisi Darurat, Fraksi Partai Demokrat Dukung SBY Jadi Ketum

JAKARTA, KOMPAS.com — Fraksi Partai Demokrat menyatakan dukungan penuh atas pencalonan Susilo Bambang Yudhoyono menjadi ketua umum partai "induknya". SBY diyakini bisa membagi waktu antara urusan kepresidenan dan partai.

Ketua Fraksi Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf pun meminta agar masyarakat Indonesia memahami dukungan mereka kepada SBY. Sebab, kata dia, Partai Demokrat sedang dalam kondisi darurat dan butuh pertolongan SBY.

"Kondisi saat ini adalah darurat mutlak. Kami berharap masyarakat bisa mengerti. Kami berharap partai lain tidak mengalami apa yang dialami partai kami," kata Nurhayati, di Kompleks Parlemen, Kamis (28/3/2013).  Ia menjelaskan, pada 2004-2009, saat SBY menjabat sebagai Presiden, Partai Demokrat tak pernah meminta bantuan SBY untuk mengatasi persoalan partai. Saat itu, kata Nurhayati, kondisi Partai Demokrat relatif lebih stabil.

Nurhayati mengaku partainya bukan meminta, melainkan lebih berharap SBY di akhir masa kepemimpinannya bisa kembali mengurus partai. Masyarakat, katanya, tak perlu khawatir karena SBY tak akan lupa komitmennya pada bangsa dan negara. "Ini kondisi darurat. Kader merasa perlu dan ingin SBY turun bersama Partai Demokrat. Banyak kader bahkan jutaan kader yang hingga kini bergantung pada keberlanjutan Partai Demokrat," ucap Nurhayati.

Partai Demokrat akan menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) pada 30-31 Maret 2013. KLB itu dilakukan untuk memilih ketua umum baru menggantikan Anas Urbaningrum.
Saat ini, sejumlah kader internal namanya mulai disebut-sebut masuk dalam bursa calon ketum, yaitu Saan Mustopa, Tri Dianto, Marzuki Alie, Hadi Utomo, hingga Syarief Hasan. Namun, setelah pertemuan di Cikeas pada pekan lalu, dukungan justru menguat ke arah keluarga Cikeas, terutama SBY dan dua anggota keluarganya, Ani Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas).

Editor :Palupi Annisa Auliani
Sumber : Kompas
Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini

Popular Posts